Rabu, 06 Februari 2008

5) GREEDY.....


Inilah salah satu akibat perbuatan kita semua... GREEDY... Yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin... Hukum ini hanya berlaku di indonesia loh, yah or some of negara-negara berkembang yang similar sama kita... Berkembang atau menurun atau mandek yaaa hahaha...

31 komentar:

Mangaraja mengatakan...

Tentang jurang antara dua kelas kehidupan bukanlah semata-mata kesalahan dari politisi atau pemerintah..Ini adalah akumulasi dari begitu banyak potensi yang gagal dalam berinteraksi untuk menghasilkan satu tatanan kehidupan yang ideal...Andai para Politisi dan sekondan nya dapat lebih sensitif..Andai para ulama tidak jadi selebritis dan gagal mendidik umat untuk ber zakat..Tapi paling tidak aku merasa bangga dapat mengenal seseorang yang masih punya peduli terhadap hal hal yang tidak dipedulikan lagi oleh orang banyak...

S_epiroth mengatakan...

uhmm.. itulah indonesia..
susah dirubah.. dr atas uda kyk gt..
harus berbenah banyak..

sekarang semua ya balik ke hati nurani masing2 tiap orang ^^

qnewt mengatakan...

tapi kita orang indonesia (saya, mba wulan dan semuanya) akan memberikan perubahan sekecil apapun dari apa yang kita bisa kan terhadap indonesia tercinta ini?

btw, penataan fotonya mungkin akan lebih baik kalau ditata lagi. biar bacanya lebih enak. plus kalau di kasih judul giaman setiap postingannya?

Guntur PK mengatakan...

Indonesia sebenarnya negara yang kaya, gemah ripah loh jinawi. Minyak, emas, batu mulia, rempah2 tersedia melimpah. Tapi kenapa untuk membangun bangsa ini harus dengan hutang luar negeri???

Indonesia memiliki dua kelas kehidupan karena memang ada yang membuatnya seperti itu.
Jalan tol dimana2, tapi yang bisa menggunakan hanya orang bermobil, artinya fasilitas untuk orang kaya saja yang dperhatikan. Untuk orang miskin??? Liat aja kereta api ekonomi / kopata / kapal fery, it tells u everything.

Coba baca artikel Confessions of an Economic Hit Man untuk sekedar tahu.

Adhi P. mengatakan...

Itu ulah manusia penyembah faham Kapitalisme...
Sorry kalo komentarnya agak "keras" dan terlalu frontal...

Green Press Network mengatakan...

Hallo Mbak Wulan, akhirnya jadi blogger juga ngikuti jejaknya Dian Satro. Kalau bagi warga Jakarta terutama Rawa Buaya, Februari ini merupakan bulan berduka karena mereka baru saja disapu banjir yang merendam rumah mereka. Namun bagi komunitas blogger Indonesia, ini bulan yang berbahagia, karena setidaknya ada dua orang cewek cantik yang sempat terindintifikasi gabung dalam bloggers Indonesia yaitu Dian Sastro dan Wulan. Oh ya Mbak Wulan masih ingat dengan saya, dulu waktu Mbak Wulan berkunjung ke Kendari dalam peluncuran film Gie sempat saya sempat mewancarai Wulan dalam studio mini milik salah satu radio swasta di kota kecil Kendari. Eh,,,pasti lupa the soalnya saya bukan artis...he he he. Selamat blogging ria ya, Ayo lakukan perubahan yang terbaik bagi Ibdonesia lewat dunia blog. Iink blog : www.greenpressnetwork.com, www.marwanoke.blogspot.com www.petualanganku.multiply.com

Green Press Network mengatakan...

Kalau mau link dengan blog Green Press silakan copy html yang tertera dalam blog www.greenpressnetwork.com dan nikmati berita-berita lingkungan Indonesia

wulanguritno mengatakan...

GRENNPRESSNETWORK..ntar pasti ku buka..nambah pengetahuan jg kan hehe..thanks for the info ya..

Green Press Network mengatakan...

Makasih Mbak Wulan, udah mau berkunjung ke blog kami www.greenpressnetwork.com, jangan lupa tilangalin pesan (komentar) ya Insya Allah jika wulan mampir pengetahuan tentang lingkungan hidup bakalan bertambah dan mudah-mudahan semua pihak tak terkecuali Mbak Wulan mau ngambil bagian dalam pelestarian lingkungan di Indonesia. Oh ya aku udah input blognya Mbak Wulan dan Dian Satro dalam blog Green Press silakan liat di kolom Bloggers. (marwanazis@gmail.com)

yati mengatakan...

met ngeblog! makin banyak org ngetop yang menyuarakan hal2 kek gini, semoga juga membangun kesadaran banyak orang. karena diam adalah pengkhianatan!

*bahasa pejabat ga sih? :p

Dea Yazidhan mengatakan...

mmm... udah baca Confessions of an Economic Hit man blom? karya John Perkins.. di situ semua jawaban dari pertanyaan "kenapa negara kita bisa semiskin sekarang?" ada di situ semua... isinya bener2 menyakitkan.. tapi fakta.. hmmmm... selamat membaca klo mbak wulan tertarik..

alimpic's mengatakan...

salut.. itu kataku buat mba wulan!
kepedulian berasal dari melihat lalu timbullah dorongan fitrah kemudian hati berbicara tentang sekitar kita, kita memerlukan mereka juga mereka memerlukan kita, hidup tidak lebih dari perjuangan karena itu kita meraih kemenagan dan kemenangan akan kita rasakan bersama-sama bukan untuk aku seorang atau kamu.. tapi kita yang didalam satu atap.

asmaraning313 mengatakan...

susah untuk bicara,udah muak buat ngebahasnya,mantakan gua langsung turun aja ke bawah,nyata dalam sebuah tindakan,apa dan mana yang bisa kita lakukan untuk IBU KITA,pertiwi dan sesama kita manusia?.Mereka2 yang yang naik keatas sana itu ga sungguh2 tulus hendak memperbaiki negeri ini,tetapi bersembunyi pamrih nafsu serakah atau bertujun mencari diri.Sebab jika kita sungguh terpanggil,tentunya kita kaan turun ke bawah sana,bawa itu kursi SINGGASANA TAHTA yang diatas sana,daripada dijadikan tempat duduk mereka2 yang mengaku RAJA tetapi berjiwa PENGEMIS lebih baik digunakan jadi tumpaun kaki2 mereka yang diinjak-injak dan terbuang oleh kemunafikan jaman ini!!!.

Roby mengatakan...

Sedikit info tentang efek yang kaya tambah kaya dan miskin tambah miskin, disini(:wikipedia).

Terjadi dimana2, bukan hanya negara2 tapi juga bidang lain.

cheers.

skyrider mengatakan...

....ya itulah republikku..yg bertetangga dengan republik mimpi..

wulanguritno mengatakan...

DEA..siap,mau ah cari buku itu,thanks ya infonya..yuu..

erwinwxy mengatakan...

Wah soal miskin kaya, emang ndak mudah diselesaikan mulai abad-1 udah ada si peminta2x ato si miskin. Kebetulan aku katolik, di alkitab-ku banyak cerita ttg. si miskin n si kaya. Salah satunya Lazarus si miskin yg akhirnya masuk surga. Cek di sini buat detailnya. http://en.wikipedia.org/wiki/Lazarus
Juga banyak ditulis yg intinya miskin lebih baik dibanding kaya. Akhirnya ya ke lagunya Phil Collins "Phil Collins - Another Day In Paradise."
Greedy is one of human weakness.

Tanto Dikdik Arisandi mengatakan...

Mau liat yang lebih tragis? Di tempatku banyak... Membuat kita jadi merasakan bahwa kita memang sangat masih beruntung...

noki_afandi mengatakan...

miskin dan kaya memang sudah ada dari dulu. maka dari itu tuhan menganjurkan kepada kita untuk berbagi kepada yang tidak mampu

theloebizz mengatakan...

wah klo semua mau saling berbagi..mungkin ga akan sebesar ini yah social gap nyah...tp kpn bisa terwujud yaaah.. :)

budalanov mengatakan...

itulah yg namanya kehidupan...pepatah mengatakan "hujan panas permainan hari, kaya miskin permainan hidup, kuda lari dapat diburu, nasib orang siapa yg tau.." jgn pernah kita sesali hidup yg sudah begini tp mari sama2 kita perbaiki untuk lebih baik lg...

agn mengatakan...

Begini, permasalahan dari Indonesia sebenernya karena orang Indonesia cuma bisa ngomong doang. Bisanya komplen, tapi nggak pernah mencoba untuk berubah. Coba yang tiap hari naik mobil mau nggak berkorban untuk naik angkutan umum? I know it's not easy, tapi kalo semuanya mau mencoba merubah diri sendiri lain cerita negara ini.

nugraha mengatakan...

Kalau menurut gue, Orang kaya semakin kaya karena mereka pintar memfaatkan asset, sedangkan orang miskin sudah bangganya minta ampun jika mendapat pekerjaan kayak gue hnugrahe he he

onal bharacatie mengatakan...

kalo mnurut gw sih ini bukan sepenuhnya salah dari pemerintah,tetapi masyarakat kita sudah selayaknya membenahi cara hidup dan kebiasaan buruk yang sudah ada sejak dulu yaitu malas.jangan semua di limpahkan kepada pemerintah, kitanya yang harus lebih potensial dalam hal menggali potensi diri.
wasalam....

Tigis mengatakan...

Btw Wulan, ini fotonya ngambil di daerah mana yah ?

defir mengatakan...

PANCASILA :............. " Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia " !!!!!!!!!

Komang Satria mengatakan...

Salam kenal De Wulan hehe. Kesannya gw tua banget ya, padahal gw ngerasa kaya anak kecil aja dihadapan Wulan. Hebat Wulan, yg liat profile blognya aja dah 2rban lebih padahal baru bikin blog bulan ini juga kan, ckckck....hebat...hebat.....mudah2an saya dapat pandangan segar dari pemikiran seorang selebriti. Kutunggu postinganmu

Komang Satria mengatakan...

Salam kenal De Wulan hehe. Kesannya gw tua banget ya, padahal gw ngerasa kaya anak kecil aja dihadapan Wulan. Hebat Wulan, yg liat profile blognya aja dah 2rban lebih padahal baru bikin blog bulan ini juga kan, ckckck....hebat...hebat.....mudah2an saya dapat pandangan segar dari pemikiran seorang selebriti. Kutunggu postinganmu

Komang Satria mengatakan...

Salam kenal De Wulan hehe. Kesannya gw tua banget ya, padahal gw ngerasa kaya anak kecil aja dihadapan Wulan. Hebat Wulan, yg liat profile blognya aja dah 2rban lebih padahal baru bikin blog bulan ini juga kan, ckckck....hebat...hebat.....mudah2an saya dapat pandangan segar dari pemikiran seorang selebriti. Kutunggu postinganmu

Komang Satria mengatakan...

Salam kenal De Wulan hehe. Kesannya gw tua banget ya, padahal gw ngerasa kaya anak kecil aja dihadapan Wulan. Hebat Wulan, yg liat profile blognya aja dah 2rban lebih padahal baru bikin blog bulan ini juga kan, ckckck....hebat...hebat.....mudah2an saya dapat pandangan segar dari pemikiran seorang selebriti. Kutunggu postinganmu

jerry_pratama mengatakan...

PADA SAAT MANUSIA BERBICARA TENTANG KEHIDUPAN, MEREKA AKAN BERBICARA TENTANG TAKDIR, DAN KALAU KITA BICARA TENTANG TAKDIR KITA AKAN BERBICARA TENTANG SESUATU YANG KEJAM